SERAT DARMOGANDUL PDF

Raffles di Tanah Jawa hingga babak menjelang terjadinya Perang Jawa yakni perang yang dikobarkan oleh Pangeran Diponegoro. Sebagai bahan referensi memecahkan siapa penulis misterius Serat Darmogandul tatkala pertama kali terbit, pujangga klasik Jawa Ronggowarsito masih berusia 22 tahun, dan karya pujangga Pribumi tersebut dan juga para pendahulunya memiliki ciri khas karya mereka dalam bentuk syair nyanyian, antara lain gambuh. Sangat berbeda dengan Serat Darmogandul sudah berbentuk esai dalam bahasa Jawa campuran, ngoko dan krama inggil. Pada masa itu penulis Eropah sudah terbiasa menggunakan gaya tulisan demikian dalam bahasa Eropa, dan bisa jadi selanjutnya hasil karya penulis asing itu untuk keperluan penerbitan diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa, sama sebagaimana bahasa yang dipergunakan dalam penulisan Serat Darmogandul. Selayang pandang Serat Darmogandul, pada babak perpisahan antara penasihat Majapahit, Sabdo Palon Noyo Genggong, dengan Prabu Brawijaya terjadi percakapan mengenai Satria Piningit atau Satrio Piningit yang dimaksud di sini Ratu Adil baru sebagai berikut: Sabdo Palon mengungkapkan kecewa hatinya kepada momongannya, Prabu Brawijaya, "Kula badhe pados momongan ingkang mripat satunggal.

Author:Mogar Nigor
Country:Canada
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):19 March 2014
Pages:208
PDF File Size:11.98 Mb
ePub File Size:18.41 Mb
ISBN:850-8-98974-964-9
Downloads:83593
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Sharn



Salah satunya terekam dalam Serat Darmo Gandhul yang kontroversial itu. Dalam serat yang aslinya berbahasa Jawa Kuno itu dipaparkan perjalanan beberapa wali, juga hambatan dan benturan dengan budaya dan kepercayaan lokal. Penulis serat ini tak menunjukkan jati diri aslinya. Ada yang menafsirkan, pengarangnya adalah Ronggo Warsito. Ia pakai nama samaran Ki Kalam Wadi, yang berarti rahasia atau kabar yang dirahasiakan. Ditulis dalam bentuk prosa dengan pengkisahan yang menarik.

Isi Darmo Gandhul tentu saja mengagetkan kita yang selama ini mengira bahwa masuknya agama Islam di Indonesia dilakukan dengan cara damai tanpa muncratan darah, terpenggalnya kepala dan tetesan air mata. Kaburnya para pemeluk Hindu dan Budha ke berbagai wilayah, misalnya ke Pulau Bali, ke kawasan pegunungan dan hutan rimba, adalah salah satu pertanda bahwa mereka menghindari tindakan pembantaian massal oleh sekelompok orang yang ingin mengIslamkan Pulau Jawa.

Ghontoloco adalah seorang pemahat yang tidak pernah mandi. Badannya amat kotor dan berbau. Ia selalu dalam perjalanan, berrtemu dengan ahli agama dan mistik serta bertukar pikiran dengan mereka. Rasjidi yang telah menerjemahkan naskah Darmogandul itu dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia. Simaklah beberapa petikannya di bawah ini : [3] a.

Ini adalah sesuai dengan dzikir mereka. Mereka menyebut nama Allah, memang Ala jahat hati orang Islam. Mereka halus dalam lahirnya saja, pada hakekatnya mereka itu terasa pahit dan asin. Ra-su-lu-lah, artinya rasa yang salah. Oleh karena itu ia itu orang gila, pagi sore berteriak-teriak, dadanya ditekan dengan tangannya, berbisik-bisik, kepala ditaruh di tanah berkali-kali. Lebih-lebih jika mereka melihat anjing, mereka pura-pura dirinya terlalu bersih. Baginya ini adalah halal walaupun dengan tidak pakai nikah.

Inilah sebabnya mereka tidak mau makan dagingnya. Tetapi kalau partnernya seekor anjing, tentu perkataan najis itu tidak ada lagi. Sebab kemanakah untuk mengesahkan perkawinan dengan anjing? Rasjidi juga telah membuat ringkasan ajaran aliran Darmogandul dalam beberapa poin, di antaranya : [4] 1. Hubungan seksual itu penting sekali, sehingga empat kiblat juga berarti hubungan seksual. Mengenai poin terakhir di atas, saya harus meminta maaf. Saya tidak bermaksud untuk mengotori jurnal saya dengan hal senista ini, namun bagaimana pun kisah ini penting untuk diungkapkan.

Demi kebenaran. Santri menanyakan kepada Gatoloco apakah ia Gatoloco makan babi ,Gatoloco menjawab dengan jawaban seenaknya sendiri bahwa jawab Gatoloco babi itu baik dimakan asal bukan dari hasil curian. Dalam aturan Agama Islam sudah dijelaskan bahwa hukum makan babi ialah haram. Keharaman babi sudah dijelaskan dalam kitab Al-Quran. Daging anjing rasanya lebih halal ketimbang anjing kecil anak kambing , walau daging kambing, kalau toh itu hasil curian, bukankah itu lebih haram ketimbang daging anjing?

Babi ataupun celeng sekalipun berasal dari membeli pasti lebih suci, lebih halal dimakan? Dalam suluk Gatoloco diperlihatkan tentang ketidaksanggupan para santri berdebat dengan Gatoloco. Para santri ini marah karena jawaban Gatoloco yang asal ngomong , para santri itu kemudian menyerahkan permasalahan mereka tentang Gatoloco kepada guru mereka. Semata-mata menurut kehendak baginda Rasul dan Nabi yang saya ikuti, dimana saya harus pergi ke tempat madat Jawa,ngepakan untuk membeli candu dan klelet bekas- bekas candu yang melekat dialat minum madat , serta menghisapnya disana candu itu dibakar dengan api, sebab Allah lah mengajarkan seperti itu.

Dialog diatas sebenarnya menggambarkan sifat-sifat setan yang menggoda kaum beriman. Sesungguhnya Allah telah memperingatkan manusia akan permusuhan setan dan membberitahukan kepada kita bahwa setan adalah musuh manusia. Allah memperingatkan kepada manusia akan perangkap-perangkap dan tipu muslihat setan. Masa dikatakan Rasul di Ngepakan? Dari percakapan diatas jelas bahwa jawaban Gatoloco memancing para santri marah itulah salah satu sifat setan yaitu memancing manusia marah.

Dalam aturan Agama Islam dikatakan bahwa manusia itu memiliki sifat marah tetapi sifat ini harus dikendalikan, karena apabila tidak akan sangat berbahaya. Ia tempatnya di tanah Arab; ia tak ada lagi, sedang anda selalu menyembahnya tiap hari jungkir balik, apakah bisa sampai padanya?

Omongan Gatoloco diatas sebenarnya mengkritik kepada kaum muslimin yang shalatnya tidak khusyu konsentrasi , menurut Gatoloco shalat mereka hanya jungkir- balik saja dan tidak ada artinya bagi Allah. Oleh karena itu sebaiknya janganlah kita memfonis bahwa karya sastra ini buruk dan tidak boleh dibaca karena sesungguhnya kaerya sastra ini baik karena terdapat banyak pelajaran yang dapat kita ambil hikmahnya.

Dalam Tembang Asmaradahana dinyatakan bahwa Ngabdul Jalal bertanya kepada Gatoloco dengan pelan-pelan Dia bertanya mengenai kitab apa pegangan Gatoloco? Kemudian guru para santri yang satunya lagi, yaitu Kasan Basri bertanya kepada Gatoloco dengan pertanyaan: Apakah Gatoloco sembahyang shalat?

Gatoloco menjawabnya dengan jawaban bahwa ia Gatoloco sembahyangnya itu terus menerus dan tak berubah atau tetap. Kemudian selanjutnya Gatoloco berkata lagi yaitu dengan kata-kata yang penuh dengan bahasa jarwodosok sehingga perlu dipahami dari segi hakekat. Adapun mengenai astilah hakekat itu sendiri dikenal dalam golongan sufi atau ahli tasyawuf.

Pendapat Gatoloco mengenai Nur Muhammad yatiu sebagai berikut: bahwa Allah merupakan pencipta alam semesta beserta isinya yang kemudian menciptakan makhluk-makhlukNya seperti malaikat, jin, manusia, tumbuhan dan lain-lain.

Dan menurut Gatoloco summber penciptaan Allah itu semua adalah Nur Muhammad. Jadi mengapa dikatakan Nur Muhammad mendahului semua itu. Tetapi secar global dapat disimpulkan bahwa yang disebut Nur Muhammad itu sebenarnnya Nur atau cahaya yang dimiliki Muhammad SAW yang kini telah dijadikan manusia rasul Allah. KESIMPULAN Serat Darma Gandul dan suluk Gatolotjo adalah dua ditab kuno jawa yang memceritakan tentang keberagamaan masyarakan di zaman itu, karena masih adanya pemikiran yang berfariasi mengenai masuknya Islam ke pulau jawa atau bagaimana cara Islam menanamkan ajarannya pada masyarakat.

Dalam kedua kitab tersebut menggambarkan tentang masih adanya pengaruh keberagamaan dengan agama yang sudah mengental pada nasyarakat, sehingga sulit untuk dilepaskan dan beradaptasi dengan agama yang baru. Bahkan di dalam serat darma dandul kebanyakan isinya menjelek-jelekan dan menghina Islam yang pada waktu itu sebagai agama baru menurut mereka.

Adapun dalam suluk Gatolotjo yakni menceritakan tentang seorang tokoh pengembara yang cerdas dan dengan kecerdasannya itu mampu mengolah pikirannya untuk berkata sesuka hatinya namun dappat dipertanggung jawabkan olehnya bahkan para santri dan para kiai kerepotan untuk berdialog dengan dirinya.

CHRISTIAN METZ EL SIGNIFICANTE IMAGINARIO PDF

Serat Darmagandhul

Bila dikaji secara mendalam, kitab Darmo Gandul dan Gatoloco isinya bukan semata-mata sinkritisme, mencari kesamaan dan persamaan di antara ajaran agama-agama, seperti Hindu, Budha, dan Islam, melainkan membuat penafsiran dan penakwilan ajaran agama Islam. Dalam buku Darmo Gandul, misalnya, terdapat kesan bahwa zikir cara Budha itu lebih daripada zikir cara Islam. Dan, berikut sedikit uraian tentang buku Darmo Gandul, pada sebuah pangkur yang isinya menghina Islam. Di antara isinya adalah sebagai berikut : 1.

BISAC SUBJECT HEADINGS 2011 PDF

Sebagian ada yang berpendapat bahwa pengarang sesungguhnya adalah Ronggowarsito dengan nama samaran Kalamwadi, yang dalam bahasa Jawa dapat pula berarti kabar kalam yang dirahasiakan wadi. Karya ini ditulis dalam bentuk dialog yang terjadi antara Ki Kalamwadi dan muridnya Darmagandhul. Namun teori itu mudah terbantah, karena Ronggowarsito telah meninggal 29 tahun sebelumnya. Sampai saat ini penulisnya masih perlu diteliti identitas sebenarnya. Isi[ sunting sunting sumber ] Dialog diawali dari pertanyaan Darmagandhul kepada gurunya mengenai kapan terjadinya perubahan agama di Jawa. Disebutkan bahwa Ki Kalamwadi kemudian memberikan keterangan-keterangan berdasarkan penjelasan dari gurunya, yang bernama Raden Budi.

BAUTISMO DE FUEGO ANDRZEJ SAPKOWSKI PDF

Salah satunya terekam dalam Serat Darmo Gandhul yang kontroversial itu. Dalam serat yang aslinya berbahasa Jawa Kuno itu dipaparkan perjalanan beberapa wali, juga hambatan dan benturan dengan budaya dan kepercayaan lokal. Penulis serat ini tak menunjukkan jati diri aslinya. Ada yang menafsirkan, pengarangnya adalah Ronggo Warsito. Ia pakai nama samaran Ki Kalam Wadi, yang berarti rahasia atau kabar yang dirahasiakan.

Related Articles